Assalamualaikum Wr. Wb..
Kali ini saya akan
menceritakan sedikit pengalaman saya tentang awalnya ketika saya bingung untuk
melanjutkan pendidikan setelah sekolah dasar, dan pada akhirnya ,orang tua saya
menyuruh saya untuk melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah, dan
bersekolah di pesantren, sebenarnya saya merasa keberatan karena pernah
diceritakan oleh tetangga bahwa di pesantren itu tidak enak, tapi di sisi lain
saya penasaran, dan keputusan orang tua saya tidak bisa dirubah lagi, perasaan saya
saat itu antara senang, sedih,dan takut, senang karena akan menuntut ilmu di
suatu tempat yang berbeda dan mendapat pengetahuan baru tentang ilmu agama,
sedih karna harus berpisah dari orang
tua, takut apakah saya akan baik-baik saja jika terpisah dari orang tua dan
tinggal dipesantren . Awal-awal di pesantren saya merasa tidak nyaman karena
belum terbiasa, dan merasa di pesantren sangat membosankan, penuh dengan aturan-aturan yang jika tidak
dikerjakan akan mendapat sanksi, dan itu membuat saya harus mematuhi peraturan.
terkadang saya berfikir, kapan saya akan keluar dari pesantren secepatnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, tahun ajaran baru kini telah di mulai,
entah mengapa hari- hari di pondok
pesantren membuat saya merasa senang dan tidak pernah terfikirkan akan pergi
meninggalkan pesantren dengan cepat. Saya merasa ada banyak yang berubah pada
diri saya, ketika saya bisa belajar tentang kesederhanaan hidup, belajar mandiri, mengatur waktu, berbagi
bersama teman, bagaimana untuk menyelesaikan masalah secara bersama, disiplin
dalam beribadah, dan belajar lebih menghargai suatu apapun, ternyata menjadi santriwati dan tinggal di pesantren
sangat menyenangkan, susah senang di pesantren bersama-sama membuat saya sulit
melupakan pengalaman yang begitu berkesan, bahkan saat duduk di kelas IX saya
pernah di hukum menggunakan jilbab sarung akibat sering membolos pada saat jam
pelajaran terakhir tidak ada ustadz/ ustadzah yang mengajar.
Dan ternyata menuntut ilmu
di pesantren sangat bagus, untuk bisa mendidik agar diri kita mempunyai akhlak
yang baik, selain itu akan melatih diri agar terbiasa dengan hal-hal yang
positif dan tidak merugikan,dan juga akan mendapatkan pahala jika melakukan
semua kebaikan dengan ikhlas.